Wednesday, January 19Website Resmi Polres Banjarnegara
Shadow

Cipta Kondisi Jelang Nataru, Polres Banjarnegara Gelar Operasi Zebra Candi 2021

Tribratanews.banjarnegara.jateng.polri.go.id – Cipta kondisi Kamseltibcar Lantas (Keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas) menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022, Polres Banjarnegara menggelar operasi terpusat dengan sandi Operasi Zebra Candi 2021 selama 14 hari, mulai tanggal 15 hingga 28 Oktober 2021 mendatang.

Kapolres Banjarnegara AKBP. Fahmi Arifrianto,. SH, SIK, MH, M.Si mengatakan, permasalahan lalu lintas berkembang sangat pesat. hal itu disebabkan oleh tingginya jumlah penduduk, bertambahnya jumlah kendaraan, pertumbuhan jaringan jalan yang rendah dan kurang disiplinnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

“Mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi Kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, serta mengambil langkah yang komprehensif,” katanya saat memberikan sambutan saat apel gelar pasukan dalam rangka operasi Zebra Candi 2021 di Halaman Mapolres Banjarnegara, Senin (15/11/2021).

Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi zebra candi tahun 2021 tidak berorientasi pada penegakkan hukum lalu lintas semata, namun untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polres Banjarnegara.

“Pelaksanaan kegiatan diarahkan pada pola preemtif dan preventif berupa tindakan simpatik humanis dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada polri,” tuturnya.

Terpisah, Kasat Lantas AKP Erwin Chan Siregar, SH, SIK, MH mengatakan, target dan fokus operasi ini yakni memperlancar arus lalu lintas, mengurangi angka pelanggaran lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan dan tingkat fatalitasnya.

“Menurunkan PPKM Level di Wilayah Banjarnegara dengan kampanye protokol kesehatan, bagi masker, binluh, sosialisasi dan baksos,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, penanganan black spot dengan memasang peta kejut di di Wilayah Banjarnegara.

Ia menyebutkan, tingkat fatalitas kecelakaan di Banjarnegara tahun 2021 mengalami penurunuan 36 persen dibanding tahun 2020.

“Kalo jumlah kejadian tidak banyak berubah, tetapi fatalitasnya menurun, berarti penanganan korban sudah dilaksanakan dengan benar,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, menurunnya tingkat fatalitas kecelakaan merupakan hasil kerja sama dari elemen masyarakat.

“Khususnya yang tergabung dalam Sarsipol Rumah Sakit dalam satgas quick respon penanganan kecelakaan yakni RSI Banjarnegara, RS. Emanuel dan PKU Muhammadiyah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *